Sharing yuk Sist
  1. VEMALE.COM
  2. HOME
  3. KESEHATAN
Kesehatan
6 Resiko Berbahaya Penderita Obesitas yang Wajib Diwaspadai
1 JawabanLast post: 03 Jan 2019

Berat badan memang bisa mengindikasikan kondisi kesehatan seseorang, faktanya mereka yang memiliki berat badan berlebih atau yang dikenal sebagai obesitas memiliki resiko yang sangat tinggi untuk terserang penyakit-penyakit berbahaya pada tubuhnya. Obesitas sendiri adalah sebuah kondisi dimana berat badan melebihi dari angka normal setelah diukur berdasarkan perbandingan dengan tinggi badan. Hal ini tak hanya rentan terjadi pada orang dewasa saja, melainkan juga anak-anak.


 


Umumnya selain faktor genetik, maka gaya hidup memang menjadi penyumbang terbanyak dari berat badan berlebih tersebut, seperti diantaranya adalah malas untuk bergerak, mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung glukosa ataupun juga lemak. Secara otomatis hal ini akan memicu terjadinya kegemukan. Tentunya dengan memiliki berat badan yang berlebih ini ada banyak sekali resiko penyakit yang dapat menyerang tubuh, seperti diantaranya adalah:


 


1. Diabetes melitus, dikenal juga sebagai penyakit kencing manis, penyakit yang satu ini sering kali menjangkiti manusia di usia 30an tahun, salah faktor penyebabnya tak lain adalah berat badan yang terlalu berlebih, sehingga membuat resistensi insulin kedalam tubuh menjadi berkurang, akibatnya gula darah menjadi tinggi, resiko terburuknya adalah dapat merusak organ-organ tubuh vital yang lainnya.


 


2. Penyakit jantung, gangguan jantung juga berpotensi menjangkiti mereka dengan berat badan berlebih, hal ini disebabkan karena timbunan lemak tak hanya ada di sekitar jaringan otot, melainkan juga ada kolesterol jahat yang masuk kedalam pembuluh darah, jika jumlahnya kian lama kian tinggi, maka akan membuat aliran darah menjadi semakin lambat, akibatnya jantung harus bekerja secara ekstra untuk memompanya, lama kelamaan dinding-dinding jantung yang dipaksa untuk bekerja secara ekstra ini juga rentan sekali bocor, bahkan bisa menyebabkan terjadinya jantung koroner.


 


3. Masalah paru-paru, mereka yang menderita obesitas kenyataannya juga akan sangat kesulitan di dalam bernapas, apalagi dalam kondisi berbaring atau tidur, karena bagian dada tertutup oleh lemak, membuat paru-paru tidak bisa melebar secara sempurna di dalam menampung udara yang masuk.


 


4. Resiko terserang penyakit kanker, khususnya pada pria, mereka yang mengalami obesitas ternyata lebih besar resikonya terjangkit penyakit kanker, diantaranya seperti kanker tiroid, ginjal hingga pankreas, begitu juga pada wanita yang akan semakin tinggi resikonya terserang penyakit kanker kandung empedu bahkan juga kanker rahim jika memiliki berat badan berlebih.


 


5. Gangguan pada sendi, karena berat badan yang terlalu berlebih, maka nantinya tulang dan juga sendi-sendi tubuh harus menopang beban yang lebih besar dari sebelumnya, sudah pasti akan sangat sulit untuk bergerak, itulah mengapa mereka yang terkena obesitas terkadang untuk berlari atau berjalan sedikit lebih jauh saja tidak kuat.


 


 


6. Gangguan tidur, hal ini dikenal juga dengan nama sleep apnea, yaitu sebuah kondisi yang menyebabkan seseorang akan berhenti bernapas selama beberapa saat ketika sedang tidur, tak lain faktor penyebabnya memang dari timbunan lemak yang ada di dalam tubuh, khususnya adalah dada, hal ini akan menyebabkan kadar oksigen yang masuk kedalam tubuh nantinya akan turun, hingga beresiko merusak kinerja jantung dan fungsi otak.


 


Mereka yang mengalami masalah dengan obesitas ini kenyataannya juga menjadi rentan terkena bully di lingkungan sosialnya, misalnya adalah di sekolah, hingga terkadang menurunkan rasa percaya diri, sehingga ada baiknya sedini mungkin mulai menurunkan berat badan, dari menjalani program diet hingga olahraga secara intensif.

1 Jawaban
  • Arin Ariyanto

    aku diet ga nasi dari 95 ke 55 selama 1,3thn.But ternyata diet aku salah di bulan ke 16 masuk rumah sakit kekurangan karbo dll so kalo mau diet jangan salah ya caranya. no junkfood,no mie instan, no gula : /

     

     

    Balas
SELANJUTNYA