Sharing yuk Sist
  1. VEMALE.COM
  2. HOME
  3. KESEHATAN
Kesehatan
Tes keperawanan pada perempuan, valid atau nggak sih?
4 JawabanLast post: 28 Nov 2017

Nggak cuma di Indonesia, di beberapa negara lain juga ternyata ada yang mengharuskan tes keperawanan dalam beberapa kasus, misalnya saat perempuan di suatu desa di Maroko akan menikah. Berbagai metode tes dipakai, dan yang paling unik adalah tes dengan memecahkan telur dan memasukkannya ke dalam vagina si perempuan. Kok bisa? Baca dulu deh di sini: https://www.vemale.com/lentera/109641-menyoal-mitos-keperawanan-dan-kaitannya-dengan-kekerasan-perempuan.html

Nah, yang jadi pertanyaan, apakah tes tersebut valid? Apakah mereka yang selaput daranya tidak robek atau vaginanya sempit itu bisa dipastikan masih perawan? Dan apakah tes keperawanan ini relevan dengan apa yang akan mereka jalani, misal jika seorang perempuan ingin menjadi seorang anggota polisi. Bukankah yang bekerja nantinya adalah otak dan tenaga? Apa pengaruhnya jika dia tak lagi perawan?

Gimana menurut teman-teman?
4 Jawaban
  • Arik Sdrmni

    maaf sedikit melenceng. cuman saya agak geram saja. sekali lagi maaf melenceng:)

    perawan atau tidak. jaman sekarang sulit membedakan wanita perawan atau tidak jika dilihat dari luar, banyak orang yang gak mau perawannya hilang sebelum menikah, tapi apa daya mereka ketika tidak dapat berkutik ketika sedang bersama pria yang dia sayang apalagi yang sudah menjanjikan menikah beberapa tahun yang akan datang? jaman sekarang apa Perawan itu masih dijadikan Mahkota Wanita? jika dalam beberapa kasus keperawanan itu dipermasalahkan, lalu bagaimana yang sudah tidak perawan? bagaimana nasib nya? bagaimana cita-cita nya? apakah sanggup dia hidup dengan semua cibiran bahwa ia sudah tidak perawan? please deh ya, jangan pandang wanita hanya dari keperawanan saja. pandang mereka dari tingkah laku nya. hargai mereka yang tak lagi perawan karna keterpaksaan yang kalian (para lelaki) berikan. kalian (para lelaki) yang memaksa, bukan kami. jadi kenapa hanya Perawan yang sering dibincangkan, lalu bagaimana kabar tentang pen*s yang tak lagi perjaka? berapa lama mampu sembunyi di belakang penderitaan mereka yang tak lagi perawan?

    Balas
  • Lina Lie

    Pertama, saya pernah dengar katanya kenapa jika ingin menjadi anggota kepolisian untuk wanita diadakan tes keperawanan, dikarenakan jika seorang wanita statusnya sudah tidak perawan, maka kekuatan fisik dari calon polisi tersebut berbeda dengan yang masih perawan (Sekali lagi ini pernah dengar loh ya)

     

    Kedua, masing-masing daerah/negara punya berbagai macam adat dan istiadat untuk menentukan apakah seorang wanita masih perawan atau tidak perawan. Tapi tentunya berdasarkan masing-masing kepercayaan.

     

    Ketiga, saya punya saudara yang dulunya mengalami kecelakaan motor, pada saat dia menikah, dia tidak mengeluarkan darah sebagaimana orang mengatakan jika masih perawan. Ternyata penyebabnya adalah pada saat dia kecelakaan adanya benturan keras yang menyebabkan selaput darahnya robek.

    Terlepas dari perawan atau tidak perawan, memang benar Keperawanan seorang wanita itu merupakan mahkota. Tapi bukan berarti yang tidak perawan tidak mempunyai mahkota. 

    Masing-masing wanita mempunya mahkota dalam dirinya masing-masing yang membuat setiap wanita berbeda :)

     

     

    Balas
  • heri cemas
    bagus juga ... karena keperawanan adalah mahkota para gadis .. sebelum mereka menikah secara halal.. biar pun otak yg bekarja.. tpi juga menyangkut perilaku ...jadi dia yg ingin bekerja sebagai polwan menjaga masa depan nya baik baik.
    Balas
    Betty Isnawati
    kalau menurut aku tes keperawanan nggak ada hubungannya sih sama tugas polisi. just my opinion aja sihh
    Balas
SELANJUTNYA