Sukses

Beauty

9 Fakta Tentang Miom (Tumor Fibroid) Yang Harus Diketahui Wanita

Seringkali wanita mengabaikan kesehatan mereka ketika berhubungan dengan organ intim, bahkan ada banyak yang belum tahu tentang berbagai macam penyakit yang bisa menyerang organ kewanitaan, seperti misalnya miom atau tumor fibroid. Padahal lebih dari 70% wanita bisa mengalami penyakit yang menyerang organ kewanitaannya.

Miom menjadi salah satu penyakit yang cukup banyak dialami wanita, namun masih belum banyak yang tahu tentang tumor satu ini. Ini dia yang harus kamu ketahui tentang miom.

    Tumor Fibroid merupakan penyakit umum

    Yang dimaksud dengan penyakit umum adalah seringnya penyakit ini terjadi pada wanita. Salah satu penelitian menemukan 70-80% wanita di atas usia 50 tahun mengalami miom atau tumor fibroid ini. Banyak wanita bahkan terkena miom di usia 40 tahun-an.

    Miom bukan kanker

    Miom bukan kanker, fibroid ini adalah tumor yang tak berkembang jadi kanker. Tapi miom punya gejala hampir sama dengan kanker uterus langka yang disebut sarcoma. Miom bisa diangkat dengan jalan operasi.

    Orang Asia berisiko kecil terserang miom

    Meski tak ada yang tahu kapan miom akan menyerang, namun sepertinya sebagai wanita Asia kita beruntung, karena wanita ras Afrika-Amerika lah yang punya potensi lebih besar terserang miom, dibanding wanita Asia.

    Banyak wanita tak menunjukkan gejala

    Miom bisa terjadi setiap wanita tapi jika tidak menunjukkan gejala yang aneh, kamu tak perlu mendapatkan penanganan medis. Selama tidak menimbulkan ketidaknyamanan terhadap tubuh, kamu tidak memerlukan pengobatan untuk miom.

    Miom bisa membuatmu melakukan pengangkatan rahim

    Meski tergolong tumor jinak tapi lebih dari 200.000 kasus miom di Amerika diikuti dengan keputusan histerektomi atau pengangkatan rahim. Keputusan ini tergantung seperti apa kondisi miom yang sudah menjalar di area rahim karena seringkali miom menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

    Miom serius tidak selalu berakhir dengan pengangkatan rahim

    Ada banyak penanganan medis dan terapi yang bisa menyelamatkan rahim tanpa harus mengangkatnya seperti terapi ultrasound, treatment hormon, laser dan lain sebagainya.

    Kamu masih bisa hamil

    Meski kebanyakan wanita tetap bisa hamil setelah pengangkatan miom, beberapa wanita lainnya akan menghadapi kesulitan untuk hamil. Beberapa jenis miom berbeda bisa memperkecil ukuran dan bentuk rahim, itulah mengapa terkadang dokter menyarankan operasi cecar untuk wanita yang pernah mengalami miom.

    Gejala paling umum adalah menstruasi yang panjang dan berat

    Kebanyakan wanita dengan miom akan mengalami menstruasi yang menyakitkan dan berat, bisa jadi pendarahan berjalan dengan deras bahkan terkadang keluar gumpalan darah. Hal ini seringkali diikuti dengan kram di area bawah perut, pinggang, dan bahkan rasa sakit saat buang air kecil atau berhubungan intim.

    Para peneliti belum tahu penyebab pastinya

    Masih belum diketahui apa penyebab munculnya miom. Diduga miom dipengaruhi oleh tidak stabilnya hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh wanita, apalagi ini lebih sering terjadi pada wanita di atas usia 40-50 tahun-an.

Itulah mengapa kamu juga perlu hati-hati dengan tumor fibroid atau lebih sering disebut dengan miom ini Ladies.



(vem/feb)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading